Tipuan Setan

367x0_80_1_c_FFFFFF_edcd841d001ebfcf97692cb2b24a7e6b

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah,

Ketahuilah, bahwa setan itu menipu kita melalui 3 hal:

  • Hasud

Ketika kita merasa tidak senang dengan kebaikan yang diberikan Allah kepada orang lain, maka kita telah terkena penyakit hasud. Ketahuilah bahwa orang yang berpenyakit hasud tidak pernah merasa tenang. Tetangga beli mobil, kita pusing. Tetangga beli rumah, kita pingsan. Perbanyaklah dzikir dan syukur kepada Allah, dan beristighfarlah, sesungguhnya dzikir itu menenangkan hati dan jiwa, dan syukur itu menambah nikmatnya rizki. Dan istighfar akan menghapuskan dosa-dosamu baik yang engkau sadari maupun tidak engkau sadari.

  • Sombong

Ketahuilah saudaraku, bahwa sombong adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Riya’ dan sombong merupakan syirik khofi’ atau syirik yang tersembunyi. Ketika kita meninggalkan suatu kebaikan karena takut pujian makhluk, maka itulah riya’. Jika kita menganggap bahwa semua yang kita miliki adalah semata-mata hasil jerih payah kita, maka itulah sombong. Orang yang riya’ tidak akan sampai amalnya kepada Allah, dan orang yang sombong akan dibenci oleh makhluk. Maka sadarilah bahwa apa pada diri kita adalah semuanya datang dari Allah. “Allah memuliakan siapa yang Ia kehendaki, dan menghinakan siapa yang Ia kehendaki, milik Allah-lah semua kebaikan”. Dan apa yang kita perbuat, hakikatnya adalah hanya untuk Allah.

  • Cinta dunia

Cinta dunia tidak akan ada habisnya, maka ketahuilah ini wahai Saudaraku. Meskipun ada 1000 dinar di genggaman, kita pasti akan menginginkan 2000 dinar. Begitulah, tidak ada habisnya. Jangan jadikan waktumu (hidupmu) sia-sia hanya untuk mengumpulkan harta dunia tanpa tujuan akhirat yang pasti. Kita berlomba-lomba memperindah rumah, mobil, membeli perabotan-perabotan mewah, ketahuilah bahwa semua itu tidak akan kita bawa mati. Maka jauhkanlah dirimu dari mencintai dunia. “Barangsiapa yang merasa mulia dengan dunianya, maka ia adalah hina di mata Allah, dan barangsiapa merasa rendah dengan dunianya, ia pun telah hina”. Dunia adalah perhiasan bagi orang-orang kafir, dan cobaan bagi orang-orang yang beriman. Dan ketahuilah saudaraku, bahwa dunia ini akan musnah, dan akhirat itulah yang kekal. Milikilah dunia, tapi jangan kau genggam dengan hatimu. Jika hati kita telah terisi dunia, bagaimana mungkin hidayah Allah akan masuk ke dalam hati kita.

Wallahul-muwafiq.

**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s