Untukmu para Penuntut Ilmu

al-Habib 'Umar bersama para santri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur
al-Habib ‘Umar bersama para santri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

Muslimedianews ~ Tarim. Dalam rangka mempererat ukhuwah islamiyyah, Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Yaman pada Minggu malam (30/3/2014) mengadakan acara silaturrahim ke kediaman (maktab) al-Musnid al-Allamah al-Habib ‘Umar bin Hafidz, salah satu tokoh ulama Kota Tarim dan dai internasional.

Dalam pertemuan yang diikuti oleh sekitar 35 orang itu, Habib ‘Umar menguraikan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para penuntut ilmu (thalibul ilmi). Beberapa nasehat yang beliau sampaikan diantaranya adalah:

  1. Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt. karena bisa menuntut ilmu di pesantren yang notabene Ahlussunnah wal Jama’ah dan dapat melanjutkan menimba ilmu di Kota Tarim yang merupakan kota ilmu dan ulama. Di kota yang penuh berkah ini, banyak dijumpai para habaib dan alim ulama yang sanad keilmuannya bersambung sampai kepada Rasulullah Saw. Lebih jauh lagi, jumlah ulama di Tarim tidak hanya sebatas hitungan jari. Akan tetapi mencapai bilangan ribuan.
  2. Seorang penuntut ilmu harus rajin bangun malam (qiyamullail).
  3. Seorang pencari ilmu harus mempunyai etika yang baik (akhlaqul karimah).
  4. Urgensi menebarkan rasa cinta kasih (al-mahabbah) dan persaudaraan (al-ukhuwah) kepada seluruh umat manusia secara umum, umat Islam secara khusus dan Ahlussunnah wal Jama’ah secara lebih khusus (akhash).
  5. Menghormati ulama dan para guru (masyayikh) yang telah membimbing kita.
  6. Bagi penuntut ilmu, hendaknya selalu menjadikan al-Quran sebagai pegangan hidup, baik dengan membacanya, menghayati makna kandungannya dan merepresentasikannya dalam kehidupan nyata.
  7. Cermat (tahqiq) serta serius dalam memahami kalam ulama yang tertuang dalam teks (matan) kitab. Memahami kalam ulama secara utuh, tidak sepotong-potong. Habib Abdullah bin ‘Umar asy-Syathiri pernah mengatakan: “Barangsiapa yang menguasai matan (teks) sebuah kitab dengan sempurna, maka ia pasti mendapatkan berbagai disiplin keilmuan.”

Acara silaturrahim pada malam itu diakhiri dengan ijazahan sanad ilmu dari al-Habib ‘Umar bin Hafidz kemudian dilanjutkan dengan shalat ‘Isya berjamaah di Masjid Ahlul Kisa’, Darul Musthofa. (Kontributor: Muhammad Zainal Fanani, santri dan mahasiswa Univ. al-Ahqaff)

Sumber: http://www.muslimedianews.com/2014/04/nasehat-habib-umar-bin-hafidz-untuk.html#ixzz2xcRPSZZF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s