Keutamaan Ilmu dan Ulama’

sumber ilmu
sumber ilmu

Tulisan ini hanyalah sebuah ketik ulang ringkasan firman Allah, hadits dan dalil shahih tentang keutamaan ilmu dan ulama’.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Allah mengangkat orang-orang beriman dan orang-orang berilmu di antara kalian beberapa derajat.” [QS. Al-Mujadilah : 11]

“Katakanlah : Apakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya yang bisa mengambil pelajaran hanya ulul-albaab.” [QS. Az-Zumar : 9]

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Siapa yang mengamalkan amalan yang tidak kami perintahkan, maka ia tertolak.” [HR. Muslim dari ‘Aisyah ra.]

“Siapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, maka Allah akan memahamkannya dalam diin.” [HR. A-Bukhari dari Mu’awiyah ra.]

“Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim.” [Muttafaqun ‘alaih]

“Dan sesungguhnya keutamaan ahli ilmu dan ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama dan bintang-bintang. Dan sesungguhnya ulama’ adalah pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sesungguhnya mereka mewariskan ilmu. Siapa yang mengambilnya, maka ia telah mengambil bagian yang melimpah.” [HR. Abu Dawud, ini adalah lafadznya. Juga diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan Ibnu Maajah dari Abu Darda’ ra., dan riwayat ini dishahihkan Ibnu Hibban]

Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata :

“dan yang dimaksud dengan al-ilmu : Ilmu syar’i yang bermanfaat untuk mengetahui kewajiban mukallaf dari perkara diin-nya, baik urusan ibadah maupun mu’amalah. Serta ilmu tentang Allah, sifat-sifat-Nya, dan kewajiban kita terhadap urusan tersebut, dan mensucikan-Nya dari kekurangan. Adapun semua itu berputar pada tafsir, hadits, dan fiqh.” [Fathul Baari 1/141]

“siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memberikannya sebuah jalan ke Jannah. Dan sesungguhnya malaikat meletakkan sayap-sayapnya karena ridha kepada penuntut ilmu. Dan sesungguhnya seorang alim dimintai ampunan dari langit dan bumi.”

‘Umar bin Al-Khaththab radhiyallaahu ‘anhu berkata :

“Kematian seribu ahli ibadah, yang shalat di malam hari dan shaum di siang hari jauh lebih ringan dibandingkan kematian seorang ahli ilmu yang memahami apa-apa yang dihalalkan dan diharamkan Allah.”

Abu Hurairah dan Abu Darda’ ra. berkata :

“Satu bab ilmu yang kami pelajari lebih kami cintai daripada seribu rakaat shalat sunnah.”

Sufyan Bin ‘Uyaynah berkata :

“Tidak ada yang lebih baik yang diberikan kepada orang setelah kenabian, kecuali ilmu dan pemahaman terhadap diin.”

Imam Asy-Syafi’i ra. berkata :

“Menuntut ilmu lebih baik daripada shalat sunnah.”, juga

“Siapa yang menghendaki dunia, maka gapailah dengan ilmu, siapa yang menghendaki akhirat, maka gapailah dengan ilmu.”

Sumber :

Kitab Al-Jaami’ fii Thalabil-‘Ilmi Asy-Syariif
Mukaddimah Kifayatul-akhyar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s