Cara Berpikir dan Originalitas

berpikir... (sumber : esensi.co.id)
berpikir… (sumber : esensi.co.id)

05 Juli 2010 – Bridging BIUS oleh Mbak Donna

dalam kaitannya dengan “cara-cara berpikir kreatif”, ada dua macam cara berpikir seseorang :

  1. DIVERSI : cara berpikir meluas
  2. KONVERSI : cara berpikir menyempit

dalam berpikir kreatif, keduanya sama-sama penting. ada dua alasan : bila hanya cara diversi yang digunakan, seseorang tidak akan melakukan apa2. sebaliknya, jika hanya konversi, seseorang akan kehilangan banyak kemungkinan.

ada beberapa cara yang dapat melatih kita berpikir secara diversi, antara lain :

  • tunda penilaian, jangan dulu menilai ide yang muncul;
  • kejar kuantitas, agar tercipta banyak opsi;
  • kembangkan ide, dengan cara memperluas lagi ruang lingkup; dan
  • carilah ide yang tidak biasa

sedangkan untuk berpikir secara konversi, ada beberapa cara seperti:

  • periksa tujuan;
  • buatlah kriteria, buang yang tidak sesuai;
  • bersikap terbuka terhadap ide yang tidak biasa;
  • tegas, dan kembangkan ide

jadi, bisa disimpulkan, bahwa dalam menyelesaikan suatu masalah atau hal lain, kita perlu mengombinasikan antara cara berpikir diversi dan konversi. yakni mendahulukan yang diversi, lalu konversi. hal ini bertujuan agar tercipta atau muncul banyak data, atau opsi, baru dikritisi dan didiskusikan untuk mencari solusi yang tepat.

selain mengetahui cara berpikir diversi dan konversi, kita perlu tahu juga apa itu ORIGINALITAS. original, menurut mbak Donna tidak harus sesuatu yang benar-benar baru, tapi bisa dari sesuatu yang telah ada lalu dikombinasi dengan ide yang belum pernah ada sebelumnya. dan untuk menciptakan kombinasi-kombinasi yang cemerlang, kita perlu berpikir terbuka. dengan begitu akan banyak masukan untuk bisa mengombinasikan ide-ide yang kita dapatkan. masukan-masukan kadang juga berasal dari ide yang tak biasa, atau di luar paradigma umum.

secara umum bisa ditarik kesimpulan, bahwa untuk bisa menghasilkan ide yang original, kita perlu berpikir terbuka (keep open), pandai mengombinasikan atau mensintesis ide baru (combine n synthesize), dan berani keluar dari paradigma umum (breakthrough). (hbb)

***

tulisan ini saya tulis ulang agar bisa dibaca banyak orang. selama ini tulisan ini hanya tersimpan di dalam buku bridging dan bukunya tersimpan rapi di lemari. semoga bermanfaat. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s