Archive for January, 2013

Ya Allah.. Kuatkan

Ya Allah… bagaimana hamba bisa menolak amanah besar ini sedangkan hamba ingin beserta orang-orang yang menegakkan agama-Mu
Kuatkan hamba-Mu ini, Ya Allah.. Kuatkan..
karena diri ini sangatlah rapuh
Kuatkan Ya Allah.. Kuatkan.. karena diri ini sejatinya lemah
Kuatkan Ya Allah.. agar diri ini bisa senantiasa berdiri menjunjung tinggi panji-Mu
Allaahumma Antal-qowiyyu.. Laa ilaaha illaa Anta..
Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-azhiim..

Advertisements

Saat Terindah

ALLAJ, hanya Dialah sebaik-baik penerima taubat

ALLAH, hanya Dialah sebaik-baik penerima taubat

jika kita ditanya oleh seseorang, “apakah hari yang paling indah bagi kita?” apa yang akan kita katakan?

barangkali kita akan menjawab, “Hari ketika aku lulus kuliah.. hari ketika aku menikah.. hari ketika aku mulai menginjak masa remaja.. hari ketika aku memenangkan lomba.. hari ini dan itu..”

ya, itu benar kawan. tapi ketahuilah, sesungguhnya hari yang paling indah ialah ketika Allah mengampuni dosa-dosa kita.. dan ketika kita mengeluarkan maksiat yang memenuhi hati kita dan bertaubat pada Allah.

“Sungguh, Allah subhanahu wa ta’ala membentangkan tangan-Nya setiap malam agar orang yang berbuat kejelekan di siang hari mau bertaubat. Dan Dia juga membentangkan tangan-Nya di siang hari agar orang yang berbuat kejelekan di malam hari mau bertaubat.”[1]

Sungguh, “Rabb kita turun setiap sepertiga malam terakhir, lalu berfirman, “Siapa yang berdo’a kepada-Ku, untuk Aku kabulkan permohonannya? siapa yang meminta kepada-Ku, untuk Aku penuhi permintaannya? dan siapa yang mohon ampun pada-Ku, untuk Aku ampuni dosanya?'”[2]

Lantas, adakah saat terindah di tiap malam ini kita dapatkan?

“Yaa.. Rabbi, ampunilah aku, dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Penerima Taubat, lagi Maha Penyayang.”[3]

Catatan :
[1] HR. Muslim dan Imam Ahmad
[2] HR. Bukhari dan Muslim
[3] Salah satu do’a Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam. HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad

inspired from Hati Sebening Mata Air by Amru Khalid.

Setelah Lulus

sebuah unit pemroses di sebuah pabrik pupuk. (sumber : dok. pribadi)

sebuah unit pemroses di sebuah pabrik pupuk. (sumber : dok. pribadi)

ketika kita ditanya “SETELAH LULUS MAU KE MANA?”

saya yakin ada banyak sekali versi jawaban :

a. saya mau melanjutkan S2 ke luar negeri (biasanya ke Timur Tengah, Jerman, Perancis, Belanda, atau Jepang), lalu melanjutkan S3 juga, dan jadi dosen.
b. saya mau mencari pengalaman kerja dulu di sebuah perusahaan, lalu jika ada kesempatan melanjutkan S2 ke luar negeri, dan menjadi seorang profesional dalam pekerjaan saya.
c. saya gak mau melanjutkan S2. saya mau langsung meniti karir di perusahaan yang tidak begitu besar, sehingga saya bisa ikut berkembang di dalamnya.
d. saya mau bekerja beberapa tahun, lalu saya akan membuka usaha sesuai minat dan pengalaman saya bekerja.
e. karena saya kuliah saya ikatan dinas, maka sudah jelas, langsung bekerja sesuai kuliah saya.
f. saya mau langsung menikah, karena saya sudah punya usaha dan penghasilan.
g. saya mau membuka lapangan pekerjaan untuk banyak orang.
h. saya sebenarnya pengin S2 sih, tapi gak tau mau ke mana, tapi pengin kerja juga, tapi gak tau mau kerja apa dan di mana.
i. saya mah tergantung orang tua aja, disuruhnya ke mana.
j. sampe sekarang saya belum kepikiran mau ngapain setelah lulus.

nah, anda yang mana? 🙂

#jangan tanya saya

Senjata para Engineer

dalam dunia engineering, yang pasti otak harus diasah, tapi indera juga harus dilatih.

ketika terjun ke lapangan, seorang engineer yang baik tidak perlu lagi membawa termometer untuk mengukur temperatur suatu reaktor. karena dengan meraba, ia bisa memastikan temperaturnya sekitar 80-90 derajat celcius. #kulit

ketika melihat kebocoran cairan, ia tidak perlu lagi mengambil ember dan stopwatch untuk mengukur laju kebocorannya. karena dengan penglihatan, ia tahu kebocorannya pasti antara 1-1.5 L per menit. #mata

pun ketika ada kebocoran gas. indera penciumannya akan tahu gas apa yang bocor dan indera perabanya akan merasakan seberapa besar tekanan gasnya. #hidung

belum lagi jika ada ketidakberesan dengan mesin seperti pompa, atau motor. indera pendengarannya akan tahu seberapa parah kerusakannya. #telinga

khususnya bagi engineer pangan, indera perasa akan sangat menentukan kualitas suatu produk bercitarasa, seperti kopi dan teh. #lidah

jadi bagi anda seorang calon engineer, mulailah melatihnya dari sekarang. karena itu bisa menjadi salah satu ‘senjata’. kecuali jika anda memiliki cukup alat dan waktu untuk mengukur itu semua di lapangan. hehe.

engineer always makes everything simpler…

*satu pelajaran dari kunjungan ke PT. BASF (perusahaan chemical terbesar di dunia) beberapa hari lalu.

Prinsip Dasar Ekonomi Syariah

dinar dan dirham (sumber : islamhariini.wordpress.com)

dinar dan dirham (sumber : islamhariini.wordpress.com)

Tiga dekade yang lalu, Bank Syariah sebagai representasi keuangan Islam, belum dikenal oleh masyarakat. Kini sistem keuangan syariah telah beroperasi di lebih dari 55 negara yang pasarnya tengah bangkit dan berkembang (Lewis dan Algaoud, 2007).

Meskipun pemikiran ekonomi syariah baru muncul beberapa tahun terakhir ini di negara-negara muslim, namun ide-ide tentang ekonomi Islam dapat dirunut dalam Alquran yang di turunkan pada abad ke-7.

Makna harfiah syari’ah adalah jalan menuju mata air, dan dalam pengertian teknis berarti sistem hukum dan aturan perilaku yang sesuai dengan Alquran dan Hadist, seperti yang dituntunkan oleh Rasulullah Muhammad sallallaahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, kaum muslim tidak dapat memilah perilaku mereka ke dalam dimensi religius dan dimensi sekuler. Selain itu, tindakan mereka harus selalu mengikuti syariah sebagai hukum Islam.

Adapun prinsip-prinsip keuangan syariah meliputi:

  1. Riba
    Riba secara bahasa bermakna ziyadah (tambahan). Sedangkan menurut istilah teknis riba berarti pengambilan dari harta pokok atau modal secara batil (Antonio, 1999). Ada beberapa pendapat dalam menjelaskan riba. Namun secara umum terdapat benang merah yang menegaskan bahwa riba adalah pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual beli maupun pinjam-meminjam secara batil atau bertentangan dengan prinsip muamalah dalam Islam.
    Secara garis besar, riba dikelompokkan menjadi dua. Masing-masing adalah riba utang-piutang dan riba jual beli. Kelompok pertama terbagi lagi menjadi riba qardh dan riba jahiliyyah. Adapun kelompok kedua, riba jual beli terbagi lagi menjadi riba fadhl dan riba nasiah.
    Riba Qardh adalah suatu manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang disyaratkan terhadap yang berhutang. Riba Jahiliyyah adalah utang yang dibayar lebih dari pokoknya karena si peminjam tidak mampu membayar utang pada waktu yang telah ditetapkan.
    Riba Fadhl adalah pertukaran antar barang sejenis dengan kadar atau takaran berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan itu termasuk dalam jenis barang ribawi. Riba Nasi’ah adalah penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang dipertukarkan dengan jenis barang ribawi lainnya. Riba nasi’ah muncul karena adanya perbedaan, perubahan, atau penambahan antara yang diserahkan saat ini dan yang diserahkan kemudian.
  2. Zakat
    Zakat merupakan instrumen keadilan dan kesetaraan dalam Islam. Keadilan dan kesetaraan berarti setiap orang harus memiliki peluang yang sama dan tidak berarti bahwa mereka harus sama-sama miskin atau sama-sama kaya.
    Negara Islam wajib menjamin terpenuhinya kebutuhan minimal warga negaranya, dalam bentuk sandang, pangan, papan, perawatan kesehatan dan pendidikan (QS. 58:11). Tujuan utamanya adalah untuk menjembatani perbedaan sosial dalam masyarakat dan agar kaum muslimin mampu menjalani kehidupan sosial dan material yang bermartabat dan memuaskan.
  3. Haram
    Sesuatu yang diharamkan adalah sesuatu yang dilarang oleh Allah sesuai yang telah diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadist. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa praktek dan aktivitas keuangan syari’ah tidak bertentangan dengan hukum Islam, maka diharapkan lembaga keuangan syari’ah membentuk Dewan Penyelia Agama atau Dewan Syari’ah. Dewan ini beranggotakan  para ahli hukum Islam yang bertindak sebagai auditor dan penasihat syari’ah yang independen.
    Aturan tegas mengenai investasi beretika harus dijalankan. Oleh karena itu lembaga keuangan syari’ah tidak boleh mendanai aktivitas atau item yang haram, seperti perdagangan minuman keras, obat-obatan terlarang atau daging babi. Selain itu, lembaga keuangan syari’ah juga didorong untuk memprioritaskan produksi barang-barang primer untuk memenuhi kebutuhan umat manusia.
  4. Gharar dan Maysir
    Al-Qur’an melarang secara tegas segala bentuk perjudian (QS. 5:90-91). Al-Qur’an menggunakan kata maysir untuk perjudian, berasal dari kata yusr (kemudahan dan kesenangan) : penjudi berusaha mengumpulkan harta tanpa kerja dan saat ini istilah itu diterapkan secara umum pada semua bentuk aktivitas judi.
    Selain mengharamkan judi, Islam juga mengharamkan setiap aktivitas bisnis yang mengandung unsur judi. Hukum Islam menetapkan bahwa demi kepentingan transaksi yang adil dan etis, pengayaan diri melalui permainan judi harus dilarang.
    Islam juga melarang transaksi ekonomi yang melibatkan unsur spekulasi, gharar (secara harfiah berarti resiko). Apabila riba dan maysir dilarang dalam Al-Qur’an, maka gharar dilarang dalam beberapa hadits. Menurut istilah bisnis, gharar artinya menjalankan suatu usaha tanpa pengetahuan yang jelas, atau menjalankan transaksi dengan resiko yang berlebihan. Jika unsur ketidakpastian tersebut tidak terlalu besar dan tidak terhindarkan, maka Islam membolehkannya (Algaoud dan Lewis, 2007).
  5. Takaful
    Takaful adalah kata benda yang berasal dari kata kerja bahasa arab kafala, yang berarti memperhatikan kebutuhan seseorang. Kata ini mengacu pada suatu praktik ketika para partisipan suatu kelompok sepakat untuk bersama-sama menjamin diri mereka sendiri terhadap kerugian atau kerusakan. Jika ada anggota partisipan ditimpa malapetaka atau bencana, ia akan menerima manfaat finansial dari dana sebagaimana ditetapkan dalam kontrak asuransi untuk membantu menutup kerugian atau kerusakan tersebut (Algaoud dan Lewis, 2007).
    Pada hakikatnya, konsep takaful didasarkan pada rasa solidaritas, responsibilitas, dan persaudaraan antara para anggota yang bersepakat untuk bersama-sama menanggung kerugian tertentu yang dibayarkan dari aset yang telah ditetapkan. Dengan demikian, praktek ini sesuai dengan apa yang disebut dalam konteks yang berbeda sebagai asuransi bersama (mutual insurance), karena para anggotanya menjadi penjamin (insurer) dan juga yang terjamin (insured).

Prinsip Bagi Hasil

Gagasan dasar sistem keuangan Islam secara sederhana didasarkan pada adanya bagi hasil (profit and loss sharing). Menurut hukum perniagaan Islam, kemitraan dan semua bentuk organisasi bisnis didirikan dengan tujuan pembagian keuntungan melalui partisipasi bersama. Mudharabah dan musyarakah adalah dua model bagi hasil yang lebih disukai dalam hukum Islam.

Mudharabah (Investasi)

Mudharabah dipahami sebagai kontrak antara paling sedikit dua pihak, yaitu pemilik modal (shahib al-mal atau rabb al-mal) yang mempercayakan sejumlah dana kepada pihak lain, dalam hal ini pengusaha (mudharib) untuk menjalankan suatu aktivitas atau usaha. Dalam mudharabah, pemilik modal tidak mendapat peran dalam manajemen. Jadi mudharabah adalah kontrak bagi hasil yang akan memberi pemodal suatu bagian tertentu dari keuntungan/kerugian proyek yang mereka biayai. (Algaoud dan Lewis, 2007)

Musyarakah (Kemitraan)

Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua belah pihak  atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan.

Disadur dari Tapak-Tapak Ekonomi Syariah oleh Oktofa Yudha Sudrajad

sumber :

http://salmanitb.com/

Cara Berpikir dan Originalitas

berpikir... (sumber : esensi.co.id)

berpikir… (sumber : esensi.co.id)

05 Juli 2010 – Bridging BIUS oleh Mbak Donna

dalam kaitannya dengan “cara-cara berpikir kreatif”, ada dua macam cara berpikir seseorang :

  1. DIVERSI : cara berpikir meluas
  2. KONVERSI : cara berpikir menyempit

dalam berpikir kreatif, keduanya sama-sama penting. ada dua alasan : bila hanya cara diversi yang digunakan, seseorang tidak akan melakukan apa2. sebaliknya, jika hanya konversi, seseorang akan kehilangan banyak kemungkinan.

ada beberapa cara yang dapat melatih kita berpikir secara diversi, antara lain :

  • tunda penilaian, jangan dulu menilai ide yang muncul;
  • kejar kuantitas, agar tercipta banyak opsi;
  • kembangkan ide, dengan cara memperluas lagi ruang lingkup; dan
  • carilah ide yang tidak biasa

sedangkan untuk berpikir secara konversi, ada beberapa cara seperti:

  • periksa tujuan;
  • buatlah kriteria, buang yang tidak sesuai;
  • bersikap terbuka terhadap ide yang tidak biasa;
  • tegas, dan kembangkan ide

jadi, bisa disimpulkan, bahwa dalam menyelesaikan suatu masalah atau hal lain, kita perlu mengombinasikan antara cara berpikir diversi dan konversi. yakni mendahulukan yang diversi, lalu konversi. hal ini bertujuan agar tercipta atau muncul banyak data, atau opsi, baru dikritisi dan didiskusikan untuk mencari solusi yang tepat.

selain mengetahui cara berpikir diversi dan konversi, kita perlu tahu juga apa itu ORIGINALITAS. original, menurut mbak Donna tidak harus sesuatu yang benar-benar baru, tapi bisa dari sesuatu yang telah ada lalu dikombinasi dengan ide yang belum pernah ada sebelumnya. dan untuk menciptakan kombinasi-kombinasi yang cemerlang, kita perlu berpikir terbuka. dengan begitu akan banyak masukan untuk bisa mengombinasikan ide-ide yang kita dapatkan. masukan-masukan kadang juga berasal dari ide yang tak biasa, atau di luar paradigma umum.

secara umum bisa ditarik kesimpulan, bahwa untuk bisa menghasilkan ide yang original, kita perlu berpikir terbuka (keep open), pandai mengombinasikan atau mensintesis ide baru (combine n synthesize), dan berani keluar dari paradigma umum (breakthrough). (hbb)

***

tulisan ini saya tulis ulang agar bisa dibaca banyak orang. selama ini tulisan ini hanya tersimpan di dalam buku bridging dan bukunya tersimpan rapi di lemari. semoga bermanfaat. 🙂

Selamat Berjuang! | #mentoring

Lapangan tengah SMAN 1 Glagah. Terlihat sangat bersih ya. :)

Lapangan tengah SMAN 1 Glagah. (sumber : dok. pribadi)

Selasa, 8 Januari 2013. hari ini jadwal kami ke SMAN 2 Genteng dan SMAN 1 Glagah. saya tidak ikut ke SMAN  2 Genteng, hanya ke SMAN 1 Glagah saja.

sama sekali berbeda dengan tahun lalu ketika saya terakhir berkunjung. dua buah lapangan voli di dekat gerbang belakang kini menjadi sebuah bangunan yang belum rampung. bagian dalam sekolah, terlihat lebih rapi, bersih, rindang, dan berwarna-warni. wah.. salut, berarti ada peningkatan kualitas dari tahun ke tahun. 🙂

saya masuk ke kelas IPA 3, kelas saya dulu. lokasinya masih sama, hanya interiornya yang berbeda. dan satu lagi, ada satu kaca jendela yang pecah dan diganti dengan plastik. anehnya, di situ tertulis “kaca”. wkwk. sama anehnya ternyata, kelas IPA 3 sekarang dengan kelas IPA 3 jaman saya. bedanya, IPA 3 sekarang lebih rapi dan sedikit siswanya. hanya 32 orang siswa. dulu 40 orang.

kelas IPA hari ini relatif lebih diam dari kelas IPS SMAN 1 Giri yang saya masuki kemarin. enak? belum tentu juga. diam, tapi juga sedikit pertanyaan. mungkin masih belum muncul minat untuk kuliah di ITB. alasan paling kuat ialah jauh dan biaya hidup relatif tinggi. tapi saya lumayan senang karena ada 1 atau 2 orang siswa yang sepertinya minat ke ITB, meskipun belum sepenuhnya. salah satu siswa ingin masuk Teknik Penerbangan (AE) dan satu lagi sepertinya minat ke Teknik Kimia (TK). wow.

saya menganjurkan mereka untuk mencoba jalur undangan. yap, jalur undangan tahun ini kuotanya lumayan besar yaitu 60%. jika diperkirakan tahun ini menerima 3400 mahasiswa maka sekitar 2000-an mahasiswa adalah yang diterima lewat jalur undangan. lumayan besar peluangnya saya kira. hanya saja, ada faktor lain yang tidak boleh diabaikan, yaitu faktor pesaing. semakin tinggi kuantitas dan kualitas pesaing, akan semakin kecil peluang untuk menjadi yang 3400 atau 2000-an itu. berdoa saja semoga pesaing kalian tidak terlalu banyak. haha. karena yang saya tahu FTI adalah fakultas yang paling diburu ca-mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir. semangat!

rupanya yang membuat para siswa lumayan antusias adalah ketika kami berbicara tentang beasiswa, dan contoh orang2 yang mendapat beasiswa juga di depan mereka. saya, sasa, dan sewu. saya BIUS, sasa dan sewu BIDIK MISI. pada intinya maksud kami ialah untuk membuka pikiran mereka, bahwa di ITB biaya yang besar bukan masalah yang serius. bapak2 petinggi LK (lembaga kemahasiswaan) juga pernah bilang, bahwa ITB tidak pernah mengeluarkan mahasiswanya karena masalah biaya. and for me it’s cool. tidak banyak universitas besar yang seperti ini. uang BIDIK MISI yang didapat oleh mahasiswa pun perbulannya lebih besar dari universitas lain. yaitu 1 juta rupiah. 950 ribu untuk mahasiswa, dan 50 ribu untuk kegiatan mahasiswa BIDIK MISI. ujung-ujungnya kembali lagi untuk mahasiswa. jadi masalah biaya, untuk mahasiswa yang kurang mampu, beres. yang lain selain BIDIK MISI? banyak. ada beasiswa PPA, Salman, KSE, perusahaan, dan lain-lain. tinggal gali2 saja infonya.

harapan saya, semoga tahun ini generasi dari SMAN 1 Glagah yang ke ITB lebih banyak dari tahun kemarin. tahun kemarin ada 9 orang. berarti minimal tahun ini harus n+1=10 orang siswa. oke, selamat berjuang semuanya! semoga bisa masuk ITB ataupun PTN yang kalian damba-dambakan. 🙂

Manajemen Emosi | #mentoring

Pintu gerbang timur SMAN 1 Giri (sumber : paktris.wordpress.com)

Pintu gerbang timur SMAN 1 Giri (sumber : paktris.wordpress.com)

Senin, 7 Januari 2013, tepat 5 hari sebelum saya balik ke Bandung, adalah hari pertama mentoring tahunan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Banyuwangi di Bandung (KPMB Bandung) ke SMA2 yang ada di Banyuwangi. well, kata adik2 angkatan 2012 selaku panitia acara, agenda hari ini adalah ke SMAN 1 Genteng dan SMAN 1 Giri.

singkat cerita, kami ke SMAN 1 Genteng. kami kira jam 8 sudah mulai, karena jadwal presentasi untuk ITB pukul 8-10 pagi, lalu dilanjutkan oleh teman2 dari UI, mungkin dari jam 10-12 siang. ternyata ada kemoloran, karena siswa kelas 12 sedang ada urusan di BP. oke, yasudah, mau bagaimana lagi? kamipun menunggu. sudah hampir setengah 10 dan kelas 12 masih belum berkumpul untuk mengikuti acara presentasi kami. di sisi lain, kami pukul 11 siang sudah ada jadwal di SMAN 1 Giri. forum memutuskan untuk dibagi beberapa tim. satu tim tetap di Genteng, satu tim ke Giri, satu lagi ngurus administrasi ke SMA2 yang belum fix jadwalnya.

jadi cerita dari SMAN 1 Genteng, tidak ada. karena saya ikut tim yang ke SMAN 1 Giri. sayang sekali. 😦

di SMAN 1 Giri…

beda jauh dengan di Genteng tadi. di sini kami langsung dipersilahkan masuk ruang2 kelas dari sekitar jam setengah 11 sampai jam 12 siang. mantep lah!

di kelas…

saya masuk kelas IPS. seperti yang saya duga sebelumnya, saya pasti dapet banyak cerita di sini. hehe. ternyata benar, awal saya masuk, anak2 masih sangat ramai, dan tidak teratur duduknya. maaf saya nyebutnya anak2 karena masih rada kaya anak2 sihhehe. saya diamkan sebentar sampai mereka tahu kalau ada saya di situ. tapi gagal. anak2 tidak bisa tenang ternyata. hmmh.

langsung saja saya buka. perkenalan bla-bla-bla. pertama muka saya rada serem. penginnya sih biar anak2 takut, tapi gagal. saya gak bisa muka serem rupanya. wkwk. lalu saya awali dengan pertanyaan. “siapa di antara kalian yang mau kuliah?”

“yo kabeh gelem, mas…(baca : ya mau semua, mas…)”, jawab anak2 spontan.

oke, bagus. pikir saya. “penginnya kuliah ke mana?”, tanya saya lagi.

“malang mas! jember! dadi TNI! guru ngaji! pramugari! ke Amerika! suuuiiiit… dhuarr!”, jawab anak2 sahut2an. gatau nih, seperti apa saya harus mengumpamakan. sudah seperti orang perang. gawat. satu sisi ada yang berkata jujur, yang lain sepertinya hanya bercanda  dan main2. singkat cerita, sepertinya sudah tidak mungkin saya teruskan bicara kalau kondisinya seperti ini. akhirnya saya putuskan untuk menanyai mereka secara personal.

“em.. mbak yang di sana, mau masuk mana?” tanya saya ke salah satu siswa yang saya tunjuk secara random.

“siapa mas? saya? mau ke malang mas”, jawabnya.

“mau ambil jurusan apa?”, saya kembali bertanya.

“penginnya manajemen”, jawabnya. sepertinya sudah mantap.

saya tanya lagi yang lain. dan hasilnya lumayan, dari sini saya mendapat respon yang baik. meskipun anak2 yang gak saya tanya tetap rame, tapi okelah. nanti juga mereka saya tanya. sama saja. hehe.

dari pendekatan personal seperti ini, ternyata lebih mudah menangani anak2 yang bandelnya minta ampun -kalau rame2- ini. jujur, pas saya tanya secara personal, mereka seakan menjelma menjadi orang baik. gak teriak2 gak jelas kaya tadi. jawabnya baik2, jadi berani nanya, curhatpun ada, dan lain-lain. yang pasti terasa lebih dekat dan lebih mengena ke mereka kalau begini. saya merasa sangat terbantu ketika teman saya Damai dan Ajeng masuk ke kelas saya. sebelumnya mereka masuk ke kelas IPS yang lain, mungkin putus asa, lalu mereka keluar dan masuk ke kelas saya. karena sekarang sudah bertambah sumber daya manusianya, jadi kami bisa membentuk forum2 kecil dengan anak2. yah meskipun gak forum2 amat, tapi lumayan bisa mewadahi mereka yang benar2 butuh  cerita dan informasi dari kami.

saya mendapat banyak pelajaran dari sini. saya mesti belajar lagi tentang sabar, sabar menahan emosi, sabar dalam menyampaikan motivasi, sabar dalam menerima tanggapan yang negatif, dan sabar-sabar yang lain. saya juga belajar bagaimana memahami isi hati dan pikiran orang. beberapa dari mereka curhat dan benar2 ingin minta solusi. saya jadinya kurang siap tuh. yang pasti belajar public speaking. bagaimana agar pikiran anak2 dan pikiran kita itu nyambung. bagaimana agar keinginan kita benar2 tersampaikan. dan itu bagi saya tidak mudah. semoga saya bisa belajar meningkatkan kemampuan public speaking saya dari sini.

terakhir, saran saya untuk kawan2 KPMBB yang lain. jangan emosi dulu kalau kelasnya tidak kondusif. boleh emosi tapi jangan sampai keluar kelas. menurut saya itu seakan2 kita yang kurang niat menyampaikan motivasi kepada mereka. cobalah dengan pendekatan personal. semoga cara ini bisa lebih efektif daripada terus berbicara di depan kelas, tapi tidak ada yang memperhatikan. karena terkadang nilai2 baik itu masuk bukan karena kerasnya ucapan, tapi karena kelembutan hati kita dalam memotivasi mereka.

wallaahu a’lam. semoga Allah subhanahu wa ta’ala memudahkan kita di mentoring2 selanjutnya. 🙂 tetap berjuang guys!

jadwal besok di SMAN 2 Genteng dan SMAN 1 Glagah, SMA saya. yee… semoga cerita besok lebih seru. ^^

Jalan Sebelum Hijau, dan Tetap Jalan Setelah Merah

apa yang kawan2 bayangkan setelah membaca judul di atas? kalau yang kawan2 bayangkan adalah sesuatu yang berhubungan dengan lalu lintas, maka kawan2 benar. judul di atas saya ambil sebagai perwakilan dari sekian banyak peraturan lalu lintas yang sering kita langgar. saya tidak mengatakan saya tidak pernah melanggar peraturan lalu lintas, pernah juga. makanya mulai sekarang mari sama2 belajar. 🙂

jalan raya milik kita bersama. mari jaga sopan santun.

jalan raya milik kita bersama. mari jaga sopan santun.

mengapa harus taat berlalu lintas?

ah. anak kecil juga tahu. taat berlalu lintas adalah suatu maslahat yang besar. jika semua orang melakukannya, saya yakin akan sangat besar manfaatnya : berkendara nyaman, minim kecelakaan, kalo kecelakaanpun … ga terlalu parah, lalu lintas tertib dan teratur, polisi senang, dan lain-lain. coba kita bandingkan dengan bahaya yang akan timbul bila banyak orang tidak melakukannya : berkendara tidak nyaman, banyak kecelakaan, banyak orang berkata kotor di jalan, polisi bingung, dan pasti serba gak enak di jalan raya. entah takut diserempet orang lah, takut kena razia lah, dan takut2 yang lain. itu yang pertama.

kedua, taat peraturan adalah salah satu wujud kita berbakti pada negeri. kita pasti pengin kan negeri kita tenteram, aman, nyaman. makanya kalau ada peraturan itu ditaati. saya paling males mendengar orang bilang “peraturan itu dibuat untuk dilanggar”, apalagi kalau ditambahi dengan “ha..ha..ha..”. heuh, paling males.

***

yuk, sekarang kita bahas pelanggaran2 yang sering kita lakukan. (sesi buka-bukaan nih) :

1. tidak mematuhi rambu

siapa yang sering berhenti di bawah tanda S dicoret? atau memarkir kendaraan di tanda P dicoret? atau bahkan menerobos jalan yang ada simbol strip warna merah? ngaku!

atau yang rada gak keliatan nih, memutar di tempat yang tidak semestinya untuk memutar, sehingga kadang menyebabkan kemacetan. atau menyeberang di bawah jembatan penyeberangan (bukan di jembatannya) bagi para pejalan kaki. hayoo…

mari mulai hari ini kita tobat! hehe.. 

2. tidak memakai helm

banyak pikiran begini : “tempat tujuan lumayan deket nih, gak usah pake helm ah..”, atau begini “di jalan sana kan ga ada polisi, jadi gapapa gak pake helm..”, yang parah kalau begini “gak usah pake helm ah, sayang helmnya nanti cepet rusak..”. woii mas! lebih sayang sama helm atau kepala?

sebenarnya polisi tidak ingin kita kecelakaan terus kepala menghantam aspal lalu kepala bocor, makanya kita disuruh pakai helm. tapi yang namanya antisipasi itu di mana2 perlu. lebih baik mencegah kan daripada mengobati kepala kita yang bocor? haha. setuju?

3. tidak menggunakan bel, spion, dan lampu dengan baik sesuai fungsinya

ini juga nih, banyak orang yang punya SIM. tapi sedikit yang menggunakan fitur kendaraan seperti bel, spion, dan lampu depan dengan baik sesuai fungsinya. khususnya motor nih, saya kurang tahu kalau mobil. saya pikir rata2 pengendara mobil sudah menggunakannya dengan baik.

wahai para pengendara motor (termasuk saya), mari kita ulas satu-satu. siapa yang spionnya gak bener? ngadep ke bawah, kebalik, atau gak pake sama sekali? ngacung! oke saya deh ngacung, spion saya cuma satu, karena satunya gak bisa dipasang. ulirnya rusak. barangkali lupa fungsi spion, spion itu fungsinya untuk melihat kendaraan yang ada di belakang kendaraan kita. kalau spionnya bener, pasti kelihatan kalau ada yang mau mendahului, atau lagi ngebut di belakang, atau ada ambulance atau truk mau lewat. kita bisa lebih berhati-hati.

kalau spionnya ga bener (misal yang ngadep ke bawah), yang keliatan dari spion bukan kendaraan di belakang, tapi kaki. haha. yuk, mulai sekarang dibenerin spionnya.

sekarang lampu. siapa yang lampu depannya gak pernah dihidupin kalo siang? atau malam juga? parah kalau ini mah. lampu kan fungsinya agar kendaraan kita lebih terlihat oleh kendaraan lain yang ada di depan atau penyeberang jalan. lampu dim juga berfungsi untuk tanda kalau kita akan mendahului kendaraan di depan kita, bisa juga peringatan untuk penyeberang jalan untuk berhati2.

sekarang bel atau klakson. siapa yang jarang ngebel atau nglakson? hehe. atau ngebelnya saat emosi doang sama pengguna jalan lain, gara2 ngawur? hehe, sering banget nih pasti yang gini. yuk sama2 berbenah. bel fungsinya bukan saat ada masalah doang. tapi setiap saat. ada baiknya kalau kita ngebel ketika melihat ada orang atau kendaraan mau nyeberang di depan kita. ada baiknya pula kita ngebel untuk memberi tanda bahwa kita akan mendahului kendaraan di depan kita. bisa jadi kan kita dalam keadaan darurat, misal udah hampir telat, dan pengin mendahului semua kendaraan yang ada di depan kita. hehe.

4. tidak sopan santun di jalan

tidak sopan santun di jalan, meliputi : nyeberang ngawur, nyalip ngawur, ngebut di jalan rame, atau ngebut di gang. kita tahu lah, kalau kita sopan, kalau kita baik pada lingkungan, lingkungan akan baik pada kita. mari menambah kesadaran kita bahwa kita hidup di lingkungan banyak orang, bukan hidup di dunia kita sendiri. 🙂

mulai sekarang, yuk kita jadi orang yang tertib berlalu lintas di jalan raya, khususnya saya sendiri. belajar mentaati peraturan dan mencegah berbagai kemungkinan kecelakaan yang mungkin terjadi kapan saja. agar lalu lintas terasa aman bagi penggunanya, nyaman, dan tertib.  woke? semoga bermanfaat kawan. 🙂

Teknik Memotong

beberapa waktu lalu saya beli jajanan khas banyuwangi bersama ibu tercinta di pasar pangklang. kami beli cenil dan ketan hitam campur. kami beli dua bungkus, masing2 seharga dua ribu rupiah. awalnya seperti tidak ada yang aneh, tapi pas si ibu penjual mulai melilit-lilitkan tali rafia di jari2 tangannya, mulai timbul pertanyaan di benak saya. itu tali rafia buat apaan ya? wkwkwk.

e… ternyata buat motong cenil. hehe. baru tau saya. keren.

ini cenil. dari gambar, sudah keliatan kekenyalannya. hehe.

ini cenil. dari gambar, sudah keliatan kekenyalannya. hehe.

kawan2 tau gak cenil itu apa?

cenil adalah jajanan khas banyuwangi yang bahan utamanya kanji dan tepung beras. disajikan dengan parutan kelapa atau gula pasir atau gula merah. teksturnya.. beuh.. cenil banget, eh, kenyal banget. makanya si ibu penjual memotongnya pakai tali. mau tahu bagaimana cara memotong cenil dengan tali? yuk simak video berikut yang sempat saya buat pas si ibu motong cenil. ini asli, bukan rekayasa. wakaka.

terinspirasi? sok mangga dicobian sorangan lamun tiasa. #soksunda (baca : silakan coba sendiri kalau bisa). 😀

Relativinity

because infinity is relative, and therefore i slipped.

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Muamallat Nuswantara

gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kerto raharjo - baldatun toyibatun wa robbun ghofur

kacakusam

Tentang Ide yang Hidup Abadi

Aneka Khas Banyuwangi

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

SMILE

happiness is precious

Galuh Dewi Lestari

Everything about me and you ^^

Indarto Matnur

Try to be Nice Person

adprakoso

Share knowledge, More knowledge

Media Islam - MMN Press

Berita Dunia Islam, Kajian Ilmiah dan Info Terkini

Husain

Merasakan Rasa, Memaknai Makna

@kucing_majelis

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Ustadmukhlis's Blog

Selamat Datang

Muhammad Assad

Entrepreneur | Author | Speaker | Trainer | Traveler

.. reflection for self-acceleration ..

A Simple Life Note for Self-Reflection

Sirah Muhammad Rasulullah SAW

"Shollu 'Alan Nabiy Muhammad"