Menyambut Bulan Muharram

Alhamdulillaah, tak terasa kita telah berada di penghujung bulan Dzulhijjah, sekaligus penghujung tahun 1433 H. Ya, kita akan memasuki bulan Muharram tahun 1434 H. #ini mah anak kecil juga tahu, hehe

Lalu, sebagai muslim yang baik, apa yang harus kita lakukan?

(a) Menunggu jam 12 malam lalu merayakannya dengan petasan dan kembang api.
(b) Muhasabah, banyak beristighfar, dan berdo’a untuk kemuliaan di tahun berikutnya.
(c) Nothing.

Yap! Pilihan Anda benar, jawabannya adalah yang (b). kita bukan orang-orang yang menghambur-hamburkan dunia untuk hal yang sama sekali tidak bermanfaat dunia-akhirat, kita juga bukan orang-orang yang hanya diam, tidak peka terhadap jalannya peradaban. Betul?

Pertanyaan selanjutnya, mengapa jawaban (b) dianggap benar? mengapa – sebagai muslim – kita harus bermuhasabah, banyak beristighfar, dan berdo’a ketika akan memasuki bulan Muharram? Apa yang membuat bulan Muharram begitu istimewa?

Seperti yang sudah kita tahu, bulan Muharram adalah bulan pertama dalam sistem kalender Islam, yaitu ketika Rasulullah saw bersama ummat muslimin pertama kali berhijrah dari Makkah menuju Madinah. Oleh karena itu, sangatlah penting menjadikan pergantian tahun ini sebagai momentum untuk muhasabah terhadap hal-hal yang telah kita lakukan dan membuat perencanaan ke depan yang lebih baik lagi. Sebuah momentum perubahan dan perbaikan sesuai dengan jiwa hijrah Rasulullah saw demi terwujudnya kebangkitan Islam.

Tentang kemuliaan Muharram, hal ini sudah banyak dijelaskan dalam dalil-dalil yang ada dalam Al-Qur’an dan hadits. Salah satunya ialah, ia merupakan salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah. Empat bulan tersebut adalah, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

“Sesungguhnya jumlah bulan di kitabullah (Al Quran) itu ada dua belas bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, empat di antaranya adalah bulan-bulan haram” (QS. At Taubah: 36)

Nabi saw juga menjelaskan dalam sabdanya,

“Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wait! Mengapa disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna. Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang jahiliyah pun meyakini demikian. Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan ketaatan.” (lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauziy, tafsir surat At-Taubah ayat 36, 3/173, Mawqi’ At-Tafasir)

Selain disebut sebagai bulan haram, Muharram juga disebut syahrullah atau bulan Allah. Pada bulan ini, tepatnya pada tanggal 10 Muharram, Allah swt menyelamatkan para Rasul sebelum Nabi saw dari musuh-musuh dan penentang-penentangnya. Sehingga ummat terdahulu memuliakannya dengan berpuasa. Kemudian Rasulullah saw menetapkan puasa pada tanggal 10 Muharram sebagai rasa syukur atas pertolongan Allah. Puasa pada tanggal 10 Muharram ini dinamakan puasa ‘Asyura.

Nah, hal-hal terkait puasa ‘Asyura : apa itu hari ‘Asyura? dari mana asalnya anjuran berpuasa? dan apa keutamaan dari balik puasa ‘Asyura? selengkapnya bisa kunjungi link di bawah ini,

‘Asyura : Tanggal 10 yang Spesial

Wallaahu a’lam. Semoga bermanfaat. 🙂 (hbb)

Referensi :

http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/keutamaan-bulan-muharram.htm

Share this article! Semoga semakin banyak saudara kita yang berbuat kebaikan karena dakwah kita. 🙂

Barangsiapa menyeru (mengajak) kepada petunjuk, baginya pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya, tidak berkurang pahala mereka sedikitpun. (HR Muslim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s