Bersyukur dengan Apa yang Ada

hari ini, tepatnya tadi siang, saya iseng ke BEC. penginnya sih jalan2, sambil cari2 cerita buat ditulis di sini. eeh, pas jalan2 kebetulan inget, pengin nambah RAM laptop. sudah lama saya memimpikannya. dari 2 giga, pengin saya tambah jadi 4 giga. oke! saya cari dealer ASUS yang ada di BEC. muter… muter… ternyata tidak hanya ada satu yang saya temui, tapi beberapa. saya datangi satu2, tanya berapa  saya harus mengeluarkan gocek untuk upgrade RAM dari 2 giga jadi 4 giga. inilah obrolan saya di masing2 toko.

“kalo jadi 4 giga sih 200 mas, kalo jadi 6 giga 300…” kata mas2 di toko pertama. saya pikir2 dulu. coba cek toko lain deh.

di toko kedua…

“4 giga ya, 250 mas…”. waduh, tambah mahal. saya pindah ke lantai atasnya (lupa lantai berapa), berharap ada yang lebih murah.

“kalo di sini sih 275 mas…” kata masnya di toko ketiga. waduh, kok tambah mahal. akhirnya saya coba menghampiri satu toko terakhir. berharap bisa lebih murah dari toko2 yang sebelumnya. it’s the last!

“laptopnya tipe apa?” masnya nanya. saya jawab, “X44C mas, rada jadul emang..”.

“coba saya cek dulu deh, ada slotnya apa nggak, takutnya RAMnya onboard..” masnya nawarin, mbuka bagian bawah laptop untuk ngeliat apakah ada slotnya atau nggak. saya juga awalnya ga paham.

onboard itu maksudnya apa, mas?” saya baru denger kata ini, makanya nanya. belum sempet masnya njawab, saya tanya lagi, “oya, kalo di sini nambah jadi 4 giga gitu berapa mas?”

onboard itu artinya RAMnya langsung terpasang di mainboard, jadi ga bisa dilepas. kalo harga 175..” jawab masnya.

waaah.. tepat sekali, lebih murah dibandingkan yang sebelumnya.. #mbatin. semoga bisa pasang di sini. hihihihi. belum lama saya senyum2 sendiri, tiba2 masnya berkata,

“ooo.. ini RAMnya onboard dik, ga bisa diganti atau ditambahi, jadi tetap 2 giga aja.. memang setahu saya tipe ini maksimal 2 giga RAMnya..”

… #terdiam

“wah, sayang sekali. padahal pengin bisa lebih cepet laptopnya, apalagi kalo pas main game Corel Draw dan Adobe Photoshop.. makasih mas..”

sayapun pulang dengan tertunduk. beginilah akibatnya jika berangkat dengan pikiran kosong. pulangnya dengan tangan kosong. 😛 tapi gapapa, ada hikmahnya.

saya jadi mikir. begitu hinanya seorang hamba yang telah diberi suatu nikmat, tapi tidak bersyukur. sedangkan adzab Allah itu sangat pedih, untuk mereka yang tidak mau bersyukur atau kufur. astaghfirullah. ingat firman Allah.

“la-in syakartum la-aziidannakum, wa la-in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid..”

pesan saya : disyukuri saja segala sesuatu yang teman2 miliki. sekurang-kurangnya, pasti ada yang lebih kurang lagi. punya laptop dengan RAM 2 giga, kudu disyukuri, untung ga 1 giga. betul tidak? masih banyak juga kan, saudara kita yang bahkan belum punya laptop.

terimakasih ya Allah sudah mengingatkan hambaMu yang hina ini, jadikan hamba orang yang senantiasa bersyukur atas nikmat yang Engkau berikan pada hamba.  dan jadikan pula hamba termasuk orang yang bersabar. aamiin. :’)

#meaningful

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s