Bedanya Hanya 5 Menit

[Tulisan ini saya co-pas dari muslim.or.id]

subhaanallaah, ini tulisan yang cukup menyentuh. semoga kita terinspirasi dan memperoleh manfaat dari tulisan ini. ๐Ÿ™‚

Tulisan ini sebuah renungan untuk menyisihkan sedikit waktu untuk ibadah, apalagi dengan banyak waktu. Terinspirasi dari teman saya yang setiap hari lewat di hadapan saya, seorang muadzdzin di masjid kantor saya, setiap itu pula saya melihat jam, selalu menunjukkan 5 menit sebelum waktu adzan shalat fardhu. Sejenak saya berfikir beberapa hal karenanya.

Subhanallah,ย  hanya dengan menyisihkan waktunya 5 menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala mengumandangkan adzan, yang akan dipanjangkan lehernya di hari kiamat.

ุนูŽู†ู’ ู…ูุนูŽุงูˆููŠูŽุฉูŽ ุจู’ู†ูŽ ุฃูŽุจูู‰ ุณููู’ูŠูŽุงู†ูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ุงู„ู’ู…ูุคูŽุฐูู‘ู†ููˆู†ูŽ ุฃูŽุทู’ูˆูŽู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฃูŽุนู’ู†ูŽุงู‚ู‹ุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ยป.

โ€œMuโ€™awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu โ€˜anhu berkata: โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œPara muadzdzin adalah orang-orang yang paling panjang lehernya di antara manusia pada hari kiamat.โ€ (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jamiโ€™, no. 1031)

Yang dimaksud โ€œyang paling panjang lehernya di antara manusia pada hari kiamatโ€ adalah;

Pertama, mereka adalah orang yang paling banyak harapannya pada saat orang-orang dalam kesusahan sedangkan mereka (paraย muadzdzin) sangat berharap diizinkan bagi mereka untuk masuk surga.

Kedua, mereka (paraย muadzdzin) sangat dekat dengan Allah.

Ketiga, mereka (paraย muadzdzin) tidak akan tenggelam di dalam keringat mereka, karena sesungguhnya manusia pada hari kiamat mereka berada di dalam keringat mereka sesuai dengan kadar amalan-amalan mereka.

Keempat, mereka (paraย muadzdzin) akan menjadi pemimpin-pemimpin pada hari kiamat. Orang Arab mengungkapkan kepemimpinan dengan panjang leher.

Kelima, mereka (paraย muadzdzin) tidak akan hina dan menundukkan pandangannya pada hari kiamat malu. (Lihat kitabย At Taisir Bisyarh Al Jamiโ€™ Ash Shaghir, karya Al Munawi dan kitabย An Niayah Fi Gharib Al Atsar, karya Ibnu Al Atsir).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan waktunya lima menit sebelum orang lain,ย  dia mendapatkan pahala duduk di shaf pertama yaitu sangat besar sampai boleh berundi untuk mendapatkannya.

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุจู’ู†ู ุนูŽูˆู’ูู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุตูŽู‘ููู‘ ุงู„ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ูยป

โ€œAbdurrahman bin โ€˜Auf radhiyallahu โ€˜anhu berkata: โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œSesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang di shaf pertama.โ€ (HR. Ibnu Majah dan dihasankan oleh Al Albani di dalam kitabย Shahih At Targhib Wa At Tarhib, no. 492).

Maksud dari โ€œAllah dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang dishaf pertamaโ€ adalah:

Pertama, Allah merahmati atas orang-orang yang shalat di shaf pertama dan para malaikat berdoa bagi mereka mendapatkan taufik dan yang lainnya. (Lihat kitabย Mirโ€™atul Mafatih Syarh Misykat Al Mashabih, karya Al Mubarakfuri).

Kedua, Allah Taโ€™ala memuji orang-orang yang shalat di shaf pertama di hadapan para malaikat dan para malaikat mendoakan mereka mendapat ampunan, rahmat dan berkah. Lihat pada kitab Shahih Bukhari pada bab:

ู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู (ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูู‘ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ูู‘ูˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุง)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ูŽูˆู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ู…ูŽุง ููู‰ ุงู„ู†ูู‘ุฏูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ุตูŽู‘ููู‘ ุงู„ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ุŒ ุซูู…ูŽู‘ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฌูุฏููˆุง ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽู‡ูู…ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู„ุงูŽุณู’ุชูŽู‡ูŽู…ููˆุง ุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ููู‰ ุงู„ุชูŽู‘ู‡ู’ุฌููŠุฑู ู„ุงูŽุณู’ุชูŽุจูŽู‚ููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ููู‰ ุงู„ู’ุนูŽุชูŽู…ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุตูู‘ุจู’ุญู ู„ุฃูŽุชูŽูˆู’ู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุญูŽุจู’ูˆู‹ุงยป

โ€œAbu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œJikalau manusia mengetahui apa yang ada di dalam adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan hal itu kecuali dengan berundi atasnya maka niscaya mereka akan berundi, jikalau mereka mengetahui apa yang ada di dalam bersegera pergi ke masjid maka niscaya mereka akan berlomba-lomba kepadanya, jikalau mereka mengetahui apa yang ada di dalam shalat isyaโ€™ dan shalat shubuh maka niscaya mereka akan mendatangi keduanya walau dalam keadaan merangkak.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Rajabย rahimahullahย berkata,

ูู‚ูˆู„ู‡ : ( ( ู„ูˆ ูŠุนู„ู… ุงู„ู†ุงุณ ู…ุง ููŠ ุงู„ู†ุฏุงุก ูˆุงู„ุตู ุงู„ุงูˆู„ ) ) โ€“ ูŠุนู†ูŠ : ู„ูˆ ูŠุนู„ู…ูˆู† ููŠู‡ู…ุง ู…ู† ุงู„ูุถู„ ูˆุงู„ุซูˆุงุจ ุŒ ุซู… ู„ู… ูŠุฌุฏูˆุง ุงู„ูˆุตูˆู„ ุงู„ูŠู‡ู…ุง ุงู„ุง ุจุงู„ุงุณุชู‡ุงู… ุนู„ูŠู‡ู…ุง โ€“ ูˆู…ุนู†ุงู‡ : ุงู„ุงู‚ุฑุงุน โ€“ ู„ุงุณุชู‡ู…ูˆุง ุนู„ูŠู‡ู…ุง ุชู†ุงูุณุงู‹ ููŠู‡ู…ุง ูˆู…ุดุงุญุฉ ููŠ ุชุญุตูŠู„ ูุถู„ู‡ู…ุง ูˆุงุฌุฑู‡ู…ุง .

Sabda beliau: โ€œJikalau manusia mengetahui apa yang ada di dalam adzan dan shaf pertamaโ€, maksudnya adalah jikalau mereka mengetahui di dalam keduanya terdapat berupa keutamaan dan ganjaran pahala, kemudian merela tidak mendapati untuk mendapatkan keduanya kecuali dengan berundi atasnya maka niscaya mereka akan berundi untuk mendapatkan keduanya sebagai bentuk persaingan dan ingin mendapatkan keutamaan dan pahala keduanya.โ€ (Lihat kitabย Fath Al Baari, karya Ibnu Rajab).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan waktunya lima menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala sebanyak jamaah yang shalat karena panggilan adzannya.

ุนูŽู†ู’ ุฃูุจูŽู‰ูู‘ ุจู’ู†ู ูƒูŽุนู’ุจู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุจูู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุงู„ุตูู‘ุจู’ุญูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซโ€ฆ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุตูŽู„ุงูŽุฉูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุฃูŽุฒู’ูƒูŽู‰ ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ุงูŽุชูู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ูˆูŽุตูŽู„ุงูŽุชูู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽุฒู’ูƒูŽู‰ ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ุงูŽุชูู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูŽุซูุฑูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ุฃูŽุญูŽุจูู‘ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ยป.

โ€œUbay bin Kaโ€™ab radhiyallahu โ€˜anhu berkata: Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œโ€ฆDan sesungguhnya shalat seseorang bersama satu orang lebih baik daripada shalatnya sendirian, dan shalatnya bersama dua orang lebih baik daripada shalatnya satu orang, dan apa saja yang lebih banyak (jumlah jamaโ€™ahnya) maka itu yang paling diskuai oleh Allah Taโ€™ala.โ€ (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Albani di dalamย Shahih At targhib wa At Tarhib, no. 411).

Syaikh Abdul Muhsin Al Abbadย hafizhahullahย berkata,

ูˆู‡ุฐุง ูŠุฏู„ ุนู„ู‰ ูุถู„ ุงู„ุฌู…ุงุนุฉุ› ู„ุฃู† ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฑุฌู„ ู…ุน ุงู„ุฑุฌู„ ุฃุฒูƒู‰ ู…ู† ุตู„ุงุชู‡ ูˆุญุฏู‡ุŒ ูˆุตู„ุงุชู‡ ู…ุน ุงู„ุฑุฌู„ูŠู† ุฃุฒูƒู‰ ู…ู† ุตู„ุงุชู‡ ู…ุน ุงู„ูˆุงุญุฏุŒ ูˆูƒู„ู…ุง ูƒุงู† ุฃูƒุซุฑ ูู‡ูˆ ุฃุญุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ุŒ ูˆู‡ุฐุง ูŠุฏู„ู†ุง ุนู„ู‰ ูุถู„ ุงู„ุฌู…ุงุนุฉุŒ ุจู„ ูˆุนู„ู‰ ูุถู„ ูƒุซุฑุฉ ุงู„ุฌู…ุงุนุฉุŒ ูˆุฃู†ู‡ ูƒู„ู…ุง ูƒุงู†ุช ุงู„ุฌู…ุงุนุฉ ุฃูƒุซุฑ ูุฐู„ูƒ ุฃูุถู„ ูˆุฃุนุธู… ุฃุฌุฑุงู‹ ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„.

โ€œIni menunjukkan keutamaan shalat berjamaah, karena shalat seseorang bersama satu orang lebih baik daripada shalatnya sendirian, dan shalatnya bersama dua orang lebih baik daripada shalatnya satu orang. Dan setiap kali bertambah banyak maka itu yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla, dan ini menunjukkan keapda kita tentang keutamaan shalat berjamaah bahkan menunjukkan akan keutamaan banyaknya bilangan shalat berjamaah, yaitu setiap kali bertambah maka hal itu lebih utama dan lebih besar pahalanya di sisi Allah Azza wa Jalla.โ€ (Syarh Sunan Abu Daud, karya Syaikh Abdul Muhsin Al Abbadhafizhahullahย โ€“ syamela).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan lima menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala duduk di dalam masjid menunggu shalat yaitu didoakan oleh para malaikat mendapat rahmat, ampunan dan taubat dari Allah Taโ€™ala.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ุงูŽ ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ููู‰ ุตูŽู„ุงูŽุฉู ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ููู‰ ู…ูุตูŽู„ุงูŽู‘ู‡ู ูŠูŽู†ู’ุชูŽุธูุฑู ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูŽ ุชูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุฑู’ุญูŽู…ู’ู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑูููŽ ุฃูŽูˆู’ ูŠูุญู’ุฏูุซูŽ ยป. ููŽู‚ููŠู„ูŽ ู…ูŽุง ูŠูุญู’ุฏูุซู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽูู’ุณููˆ ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุถู’ุฑูุทู.

โ€œAbu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu berkata: โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œMasih saja seorang hamba terhitung di dalam shalat selama dia di tempat shalatnya menunggu shalat, maka para malaikat berdoa: โ€œWahai Allah ampunilah dia, rahmatilah dia sampai dia pergi atau berhadatsโ€, ditanya: โ€œApakah (maksudnya) sampai dia berhadats?โ€ dijawab: โ€œmengeluarkan angin atau kentut.โ€ (HR. Abu Daud).

Di dalam riwayat Muslim,

ููŽุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ููู‰ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉู ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉู ู‡ูู‰ูŽ ุชูŽุญู’ุจูุณูู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ู…ูŽุง ุฏูŽุงู…ูŽ ููู‰ ู…ูŽุฌู’ู„ูุณูู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ูููŠู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุฑู’ุญูŽู…ู’ู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูุคู’ุฐู ูููŠู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูุญู’ุฏูุซู’ ูููŠู‡ู.

โ€œJika dia masuk masjid, maka dia ada di dalam shalat selam shalat menahannya dan para malaikat akan bershalawat atas salah seorang diantara kalian selama dia di tempat yang dia shalat di dalamnya, mereka berdoa: โ€œWahai Allah rahmatilah dia, Wahai Allah ampunilah dia, wahai Allah terimalah taubatnyaโ€, selama dia tidak menyakiti di dalamnya atau berhadats di dalamnya.โ€ (HR. Muslim).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan waktunya lima menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala selalu melaksanakan shalat rawatib yaitu dibangunkan sebuah rumah di surga.

ุนูŽู†ู’ ุฃูู…ูŽู‘ ุญูŽุจููŠุจูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง ุชูŽู‚ููˆู„ู ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽู‚ููˆู„ู ยซู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงุซู’ู†ูŽุชูŽู‰ู’ ุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุฉู‹ ููู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ูˆูŽู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุจูู†ูู‰ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ูู†ูŽู‘ ุจูŽูŠู’ุชูŒ ููู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูยป

โ€œUmmu Habibah radhiyallahu โ€˜anha berkata: โ€œAku pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œBarangsiapa yang shalat sebnayak dua belas rakaat pada sehari dan semalam, maka dibangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga.โ€ (HR. Muslim).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan waktunya lima menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala berdoa diantara adzan dan iqamah, yaitu doanya tidak tertahan dan tertolak.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ู„ุงูŽ ูŠูุฑูŽุฏูู‘ ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุฃูŽุฐูŽุงู†ู ูˆูŽุงู„ุฅูู‚ูŽุงู…ูŽุฉูยป

โ€œAnas bin Malik radhiyallahu โ€˜anhu berkata: Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œTidak ditolak doa antara adzan dan iqamah.โ€ (HR. Abu Daud).

Ash Shanโ€™anyย rahimahullahย berkata,

ูˆุงู„ุญุฏูŠุซ ุฏู„ูŠู„ ุนู„ู‰ ู‚ุจูˆู„ ุงู„ุฏุนุงุก ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ูˆุงุทู† ุฅุฐ ุนุฏู… ุงู„ุฑุฏ ูŠุฑุงุฏ ุจู‡ ุงู„ู‚ุจูˆู„ ูˆุงู„ุฅุฌุงุจุฉ ุซู… ู‡ูˆ ุนุงู… ู„ูƒู„ ุฏุนุงุก ูˆู„ุง ุจุฏ ู…ู† ุชู‚ูŠูŠุฏู‡ ุจู…ุง ููŠ ุงู„ุฃุญุงุฏูŠุซ ุบูŠุฑู‡ ู…ู† ุฃู†ู‡ ู…ุง ู„ู… ูŠูƒู† ุฏุนุงุก ุจุฅุซู… ุฃูˆ ู‚ุทูŠุนุฉ ุฑุญู…

โ€œDan hadits ini adalah dalil yang menunjukkan diterimanya doa pada tempat-tempat seperti ini, karena tidak ditolak dimaksudkan dengannya adalah penerimaan dan pengabulan, ini juga umum untuk setiap dia dan harus dibatasi dengan hadits-hadits lainnya yang menyebutkan bahwa selama bukan doa berupa dosa atau memutuskan silaturrahim.โ€ (Lihat kitabย Subul As Salam, karya Muhammad Ash Shanโ€™any, 1/131).

Sebab kenapa dikabulkannya doa antara adzan dan iqamah, mari lihat penjelasannya dari Syaikh Abdul Muhsin Al Abbadย hafizahullah,

ุนู†ูŠ: ููŠ ูุถู„ู‡ุŒ ูˆุฃู† ุฐู„ูƒ ู…ู† ุฃุณุจุงุจ ู‚ุจูˆู„ ุงู„ุฏุนุงุก ุฃูˆ ู…ู† ุงู„ุฃูˆู‚ุงุช ุงู„ุชูŠ ูŠู‚ุจู„ ููŠู‡ุง ุงู„ุฏุนุงุกุŒ ูˆุฐู„ูƒ ุฃู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุนู†ุฏู…ุง ูŠูƒูˆู† ุจูŠู† ุงู„ุฃุฐุงู† ูˆุงู„ุฅู‚ุงู…ุฉ ูŠู†ุชุธุฑ ุงู„ุตู„ุงุฉ ู‡ูˆ ููŠ ุตู„ุงุฉ ูˆููŠ ุนุจุงุฏุฉ ูˆููŠ ุฅู‚ุจุงู„ ุนู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ูˆุจุนุฏ ุนู† ู…ุดุงุบู„ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุงู„ุญุฏูŠุซ ููŠู‡ุง ูˆุงู„ุชุนู„ู‚ ุจู‡ุงุŒ ููŠูƒูˆู† ุฐู„ูƒ ู…ู† ุงู„ุฃูˆู‚ุงุช ุงู„ุชูŠ ูŠู‚ุจู„ ููŠู‡ุง ุงู„ุฏุนุงุก ูˆูŠุฑุฌู‰ ููŠู‡ุง ู‚ุจูˆู„ ุงู„ุฏุนุงุก.

โ€œDan bahwa hal itu (berdoa antara adzan dan iqamah) termasuk sebab dikabulkannya dia atau merupakan waktu-waktu yang di dalamnya dikabulkan doa, yang demikian itu karena manusia ketika antara adzan dan iqamah menunggu shalat dan dia masih (dihitung) di dalam shalat dan ibadah dan di dalam perasaan menuju kepada Allah โ€˜Azza wa Jalla, jauh dari kesibukan dunia, pembicaraan di dalamnya serta keterkaitan dengannya, maka jadilah waktu itu termasuk waktu yang dikabulkan di dalamnya dia dan diharapkan di dalamnya pengabulan doa.โ€ (Lihat Syarah Sunan Abu Daud, karya Syaikh Abdul Muhsin Al Abbadย hafizhahullahย โ€“ syameela).

Subhanallah, hanya dengan menyisihkan waktunya lima menit sebelum orang lain, dia mendapatkan pahala shalat berjamaah yaitu 27 derajat lebih tinggi daripada shalat sendirian.

ุนู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซุตูŽู„ุงูŽุฉู ุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ุงูŽุฉู ุงู„ู’ููŽุฐูู‘ ุจูุณูŽุจู’ุนู ูˆูŽุนูุดู’ุฑููŠู†ูŽ ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉู‹ยป

โ€œAbdullah bin Umar radhiyallahu โ€˜anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œShalat berjamaโ€™ah lebih utama dari pada shalat sendirian dengan dua pulu tujuh derajat.โ€ (HR. Muslim).

Demikianlahโ€ฆ masih banyak pahalah dan ganjaran yang luar biasa yang Allah sediakan, padahal hanya menyisihkan waktu lima menit sebelum orang lain.

****

Tulisan ini bukan hanya sekedar berlomba menjadi muadzdzin akan tetapi leboh condong mengajak dan memotivasi kita bagaimana dengan hanya menyisihkan beberapa menit, beberapa jam, beberapa waktu untuk meluangkan ibadah maka niscaya dia akan mendapatkan keuntungan dunia sebelum akhirat.

Tujuan tulisan ini untuk orang-orang yang tidak mampu menyisihkan sedikit waktunya untuk beribadah apalagi banyak waktunya.ย Untuk contoh silahkan cari dan telaah sendiri.. Semoga bermanfaat saudarakuโ€ฆ BEDANYA CUMA LIMA MENIT!!!

*) Ditulis pada hari Sabtu, 3 Rabiโ€™uts Tsani 1433H di Dammam, KSA

Penulis:ย Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s