Sebuah “Pelajaran” dari Kuliah Perpindahan Kalor

Kamis, tanggal 26 Januari 2012 kemarin adalah hari kedua saya masuk kuliah Operasi Perpindahan Kalor setelah sebelumya kuliah pengantar hari Rabu, 25/1, di ruangan yang sama. Dosen Matakuliah ini adalah Dr. Ing. Dendy Adityawarman, yang kemudian saya sebut Pak Dendy.

Mulai masuk materi, pertama, pak Dendy mulai mereview hasil kuliah kemarin Rabu, yaitu tentang beberapa mekanisme perpindahan kalor, seperti Konduksi, Konveksi, dan Radiasi. Ya, mungkin istilah2 ini sama dengan yang saya temui di pelajaran IPA kelas 5 SD, tapi penjelasan dan sudutpandangnya kini lebih kompleks.

Konduksi, kalau pas SD didefinisikan sebagai perpindahan kalor melalui suatu benda/materi tanpa adanya perpindahan zat/molekul benda itu sendiri. Contoh umum, perpindahan panas dari ujung batang besi yang dipanaskan ke ujung yang lain. Sekarang lebih detail, kalor – dalam peristiwa konduksi – ditransfer dalam bentuk energi “by free electron” melalui celah antarmolekul, untuk medium berupa padatan dan metal (logam). Untuk padatan secara umum, ditambahkan, energi ditransfer melalui getaran antarmolekul di dalamnya. Berbeda dengan gas (jadi konduksi tidak hanya terjadi di padatan lho..), dalam gas energi kalor ditransfer dengan cara molekul yang memiliki temperatur tinggi memberikan energinya pada molekul lain yang bertemperatur lebih rendah.

Oke, konveksi. Di SD, konveksi itu perpindahan kalor melalui suatu medium, disertai perpindahan zat/molekul medium itu. Contoh, pas memanaskan air. Kalau ini hampir sama saja, jadi kalor ditransfer melalui molekul yang bergerak . hehe..

Radiasi, perpindahan kalor tanpa disertai medium. Contoh, panas matahari yang bisa sampai ke bumi. Apa mediumnya? Nggak ada. Radiasi panas matahari yang sampai ke bumi itu sama halnya dengan peristiwa perambatan cahaya, yakni merambat sebagai gelombang elektromagnetik.

Ini dia yang mau saya share. (yang di atas itu basa-basi.. hehe..)

Kuliah Kamis ini, pak Dendy melanjutkan penjelasannya tentang perpindahan kalor melalui konduksi. Muncullah satu makhluk (baca: rumus) baru yang bernama Fourier’s Law. Mungkin tepatnya Hukum Fourier. Hukum ini menjelaskan bagaimana kalor (q) berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain melalui medium sepanjang x dengan luas penampang A dan konduktifitas termal k karena adanya beda temperatur T. Di dalam Fourier’s Law terdapat persamaan umum, di sini disebut General Basic Equation,

Tahu lah ya, arti masing2nya. Nah, tiba-tiba Pak Dendy berkata, “hukum ini berlaku umum dalam setiap perpindahan kalor”. Apa yang saya cerna dari kata-kata Pak Dendy mungkin terlalu jauh, tapi akhirnya saya menemukan bahwa rumus ini tidak hanya berlaku untuk peristiwa perpindahan kalor saja, tapi di kehidupan nyata juga.

Oke, saya memandangnya seperti ini: anggap rate of a transfer process sebagai tingkat kegigihan, driving force sebagai usaha, dan resistance sebagai hambatan atau halangan kita melakukan sesuatu. Akan saya perjelas dengan contoh.

Orang yang sukses adalah orang yang tingkat kegigihannya tinggi, pantang menyerah. Orang yang gagal, kebalikannya, yaitu yang gampang menyerah. Bagaimana agar kita bisa menjadi orang yang sukses? Tentu, berdasarkan rumus di atas, usaha yang kita lakukan harus lebih besar daripada halangan kita melakukan sesuatu, contoh yang biasa kita temui adalah rasa malas. Melawan rasa malas adalah salah satu jenis usaha juga. Jadi simpelnya, dengan berusaha melawan rasa malas dan mengerjakan hal lain yang berujung kebaikan, kita akan menjadi orang sukses. Itu salah satu contoh kecil.

Bagaimana dengan orang yang gagal? Kebalikannya. Orang yang gagal adalah yang gampang menyerah pada keadaan. Artinya, bukan karena halangan yang bertambah banyak, tapi karena sedikitnya usaha untuk melawan halangan-halangan itu. Contoh, Budi (nama samaran) lapar dan ingin makan siang tapi dia tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Ada 2 kemungkinan. Budi menjadi orang yang sukses (A) menjalankan “misi”nya, yaitu makan siang, atau menjadi orang yang gagal (B), atau tidak jadi makan siang dan kelaparan.

Budi A (gigih) dengan segenap usahanya, akhirnya memendapat pinjaman uang dari teman satu kosnya. Dia berangkat ke warung dan berhasil makan siang. Yes! Untuk hari ini Budi A berhasil, dan tidak merasa lapar lagi, tapi dia harus membayar hutang ke temannya.

Berbeda dengan Budi B (malas). Tidak ada usaha yang dia lakukan. Pinjam uangpun tidak, utang di warung juga tidak berani, ambil ke ATM katanya jauh. Apa yang terjadi? Budi B sangat kelaparan dan akhirnya mati di kamarnya (haha.. canda).

Dua contoh di atas saya kira sudah memberikan gambaran mengenai Fourier’s Law dalam kehidupan nyata, bisa dikembangkan sendiri lah maknanya. Menjadi pelajaran juga akhirnya buat saya pribadi, (semoga teman-teman juga) bahwa untuk menjadi orang SUPER, usahanya juga harus SUPER. Tidak ada orang SUPER yang cuma tidur, nggalau, main, tidak melakukan sesuatu yang berguna bagi masa depannya. Dan tidak ada kata GAGAL untuk orang yang sangat gigih kerjanya, tekun belajar, peduli pada sesama, rajin berdoa, dan lain-lain.

“Dia mendapat (pahala) dari kebajikan yang dikerjakannya dan Dia mendapat (siksa) dari kejahatan yang diperbuatnya..” (QS. Al-Baqarah : 286)

“Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar), kamu berkata: “Darimana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah: “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.” Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Imran : 165)

Kesimpulannya, SUKSES itu tidak datang tiba-tiba, kawan, GAGAL juga tidak datang semena-mena. Karean semua itu ada sabab dan musabbabnya. Tetap semangat, tingkatkan terus usahamu untuk mencapai kesuksesan yang kau inginkan, tentunya dengan ijin Allah swt. 😀 (hbb)

One thought on “Sebuah “Pelajaran” dari Kuliah Perpindahan Kalor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s