Kurma, si Kecil yang Penuh Manfaat

Pernahkah kalian makan buah kurma? atau pernah tapi tidak suka? Tunggu, baca ini dulu.

Kurma memang identik dengan santapan saat berbuka puasa, tapi tidak hanya menyenangkan saat berbuka puasa. Buah yang berasal dari negara-negara Arab ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Apa implikasi bagi kesehatan dalam hal medis modern?

Gizi Komposisi Zat
Kurma bila dilihat dari komposisi daging buahnya sebagian besar terdiri dari karbohidrat dalam bentuk gula atau glukosa fruktusa yang sangat manis. Daging kurma yang telah dikeringkan mengandung karbohidrat yang tinggi, yaitu sebanyak 70%jika dibandingkan dengan yang masih basah dan matang dipohon yaitu sebanyak 60%.

Selain karbohidrat, kurma juga sumber vitamin dan mineral penting yang berguna untuk kesehatan tubuh, komposisi tersebut termasuk vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C (sedikit), Riboflavin, Niasin, Tiamin dan mengandung mineral yang terdiri dari Besi, Magnesium, Kalsium dan sebagian besar Kalium. Kurma ini juga mengandung banyak serat yang dapat membantu proses pencernaan sehingga gerakan usus menjadi halus.

Vitamin A dan Niasin: memainkan peran dalam membentuk dan memelihara kulit yang sehat. Riboflavin dan Niasin: membantu produksi energi dari pengolahan makanan. Tiamin: membantu melepaskan energi dari karbohidrat dan juga penting untuk sel-sel saraf. Niasin: menjaga fungsi saraf yang normal. Glukosa: Ini adalah jenis gula sederhana yang ditemukan dalam tubuh. Fruktosa: gula yang terkandung dalam buah-buahan. Gula ini tidak berbahaya bagi kesehatan karena proses alam. Seperti gula pada umumnya, fruktosa mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Untuk mereka yang berpuasa, buah kurma cocok dikonsumsi saat berbuka untuk mengembalikan energi yang hilang dengan cepat setelah seharian berpuasa. Khususnya yang berkaitan dengan Kalium: merupakan nutrisi penting untuk fungsi tubuh, terutama jantung dan pembuluh darah. Fungsi mineral ini membuat denyut jantung lebih teratur, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu mengatur tekanan darah. Kandungan Kalium sangat menonjol dalam kurma yang baik untuk orang dengan hipertensi. Ini diharapkan untuk kontraksi dan relaksasi pembuluh darah yang baik, sehingga tidak mudah rusak.

Kurma juga mengandung efek seperti Salisilat. Dimana zat yang terkandung dalam komponen aspirin yang memiliki fungsi untuk mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan demam. Selain itu, aspirin juga bisa mencegah pembekuan darah, nyeri anti-inflamasi dan anti Kurma juga mengandung hormon yang disebut Potuchin dapat membuat kontraksi pada pembuluh darah dalam rahim dan otot ketika diberikan kepada wanita yang baru melahirkan untuk mencegah perdarahan postpartum.

sumber: http://www.masnafood.com (dengan perubahan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s