Archive for July, 2011

Ramadhan, oh Ramadhan… (2)

A: Yaudah, sekarang ane lanjutin lagi..

Keempat, bulan ini adalah bulan “obral” ampunan, bulan peluang emas melakukan ketaatan (wokee.. ). Rasulullah saw bersabda: “Shalat lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan dosa-dosa, apabila dosa-dosa besar dihindari.” (HR Muslim). Sabda beliau lagi: “Barang siapa yang melakukan ibadah di malam hari bulan Ramadhan, karena iman dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” (Muttafaqun ‘alaih). Beliau juga bersabda: “Apabila Ramadhan datang, maka pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaithon-syaithon dibelenggu.” (Muttafqun ‘alaih)

A: Sampe sini, udah ngerasa kan, ramadhan emang bulan paling bertabur pahala..
B: Lumayan,, ada lagi nggak, keutamaan lainnya?
A: Ooo.. tenang.. Oke ane tambahin,

Yang kelima nih, Bulan dilipat gandakannya amal shaleh. Allah berfirman: “Setiap perbuatan baik dilipat gandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya.” Puasa adalah perisai yang melindungi kita dari api neraka. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih wangi dari pada parfum misik. Umpamanya nih, apabila ada orang bodoh berlaku jahil kepada seseorang yang tengah berpuasa, hendaknya ia mengatakan: “Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa”. (HR At-Tirmidzi).
Ada sebuah hadits tentang khutbah Rasulullah saw menyongsong bulan suci Ramadhan sebagai bulan mulia, bulan ibadah, bulan santunan. Dari Salman Radhiyallahu ‘anhu, katanya: Rasulullah saw berkhutbah di tengah-tengah kami pada akhir bulan Sya’ban, beliau saw bersabda: “Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaungi. Bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan.Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan sabar, sabar itu balasannya syurga, Ramadhan adalah bulan santunan. Bulan ditambahkannya rizqi orang mukmin. Siapa yang memberikan makanan untuk berbuka kepada seorang yang berpuasa, balasannya adalah ampunan terhadap dosa-dosanya, dirinya dibebaskan dari neraka, dan dia mendapatkan pahala sebesar yang didapat oleh orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Sahabat berkomentar, kata mereka: “Ya Rasulullah, tidak setiap kami memiliki makanan untuk berbuka yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa? Sabda Rasulullah saw: “Pahala tersebut akan diberikan Allah, meskipun yang diberikan untuk berbuka bagi yang berpuasa hanya satu buah kurma, atau seteguk air, atau sesendok mentega.”

Bulan Ramadhan itu awalnya rahmat, tengahnya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka, siapa yang memberikan keringanan bagi hamba sahayanya pada bulan itu, Allah akan ampuni dosanya, dan dia dibebaskan dari neraka. Pada bulan ini, kita dianjurkan memperbanyak empat hal, dua diantaranya membuat kita diridhai Allah, dan dua yang lainnya sesuatu yang sangat kita butuhkan.

Dua hal yang membuat kita diridhai Allah adalah:

Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan
Kita meminta ampunan kepada-Nya.

Sedangkan dua hal lainnya yang sangat kita butuhkan adalah:

Kita meminta syurga kepada Allah, dan
Kita minta dilindungi dari neraka.

Ada hadits lagi, “Siapa yang memberikan minum kepada orang yang berpuasa, Allah akan memberikan minuman kepadanya dari telagaku yang tidak akan menjadi haus sampai dia masuk syurga”. (HR Ibnu Khuzaimah).

Mmmh… mantap lah… tapi persiapan menjelang bulan ramadhan juga harus mateng, ga sekedar siap laper, tapi ruhiyah kita kudu benar2 terjaga n selalu mengalami peningkatan iman agar bulan ramadhan terasa lebih bermakna… 🙂

Keenam, terakhir deh, Ramadhan adalah bulan jihad, bulan kemenangan. Sekali-kali ngomongin sejarah nih ya, sejarah tu mencatat, bahwa justru pada bulan suci Ramadhan inilah beberapa kesuksesan dan kemenangan besar pernah ummat Islam (subhaanallah kan), yang sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukan bulan malas dan lemah, tapi merupakan bulan kuat, bulan jihad, dan bulan kemenangan. Perang Badar Kubro yang diabadikan dalam Al Qur’an sebagai yaumul-furqan, dan ummat Islam saat itu meraih kemenangan besar, terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Dan saat itu, gembong kebatilan: Abu Jahal, terbunuh. Pada bulan Ramadhan pula fathu Makkah terjadi, yang dibadaikan dalam Al Qur’an sebagai Fathan Mubiina, tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah. Serangkaian peristiwa besar lainnya juga terjadi pada bulan Ramadhan, seperti: beberapa pertempuran dalam perang Tabuk, terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 (sembilan) Hijriyah, tersebarnya Islam di Yaman pada bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah, Khalid bin Al Walid menghancurkan berhala Uzza pada tanggal 25 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah, dihancurkannya berhala Latta pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah, ditaklukkannya Andalus (Spanyol sekarang) di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad pada tanggal 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah, peperangan ‘Ain Jalut, dimana untuk pertama kalinya pasukan Islam berhasil mengalahkan bangsa Mongol Tartar, yang sebelumnya sempat dianggap mustahil, juga terjadi pada bulan Ramadhan tahun 658 Hijriyah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

A: Jangan melongo woii!
B: Astaghfirullah, ane ngelamun,
A: Ngelamun apaan?
B: Ngebayangin yang ente ceritain, ternyata memang bener, bulan Ramadhan sengaja dianugerahkan pada umat islam sebagai kesempatan meraih kemenangan, tidak hanya itu, bulan ramadhan adalah satu-satunya bulan yang memiliki lailatul-qadar, yang keutamaannya bagaikan seribu malam.. Subhaanallaah.. Syukron atas penjelasan ente, mantap banget..
A: Oke.. sama-sama, emang kewajiban kita saling menasehati dan mengingatkan satu sama lain,.. 🙂

Advertisements

Ramadhan, oh Ramadhan…

A: Ramadhan tiba.. Ramadhan tiba.. Marhaban ya Ramadhan.. Marhaban ya syahrosh-shiyaam..
B: Kok seneng banget sih antum, Ramadhan dateng?
A: iya dong, Ramadhan kan bulan paling indah..
B: indah gimana? Bukannya pas Ramadhan itu orang2 ga boleh makan sama sekali ya,, dari imsak sampe maghrib? trus mulutnya bau busuk lagi.. hih..
A: ya, bukan itu saja yang bikin Ramadhan indah..
B: hah?!
A: eh, antum belum tau paling ya… nih, ane kasih tau rahasianya.. 🙂

Pertama, bulan Ramadhan itu Bulan tarbiyah untuk mencapai derajat takwa (wih, keren ga tuh..). Firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa” (QS Al Baqarah: 183). Artinya, dengan kita berpuasa, insya Allah kita akan dinaikkan derajatnya oleh Allah swt.

Kedua, Bulan diturunkannya Al Qur’an (mantapp). Inget ayat ini ga, “Bulan Ramadhan, yang pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil)” (QS Al Baqarah: 185). Tuh, makanya aku bilang bulan ini begitu indah.. 🙂

B: terusin.. Lama2 asik juga dengerin antum ngomong..

Ane terusin ya, Ketiga, ini tuh Bulan yang paling utama, bulan penuh berkah. Percaya ga percaya, harus percaya, Nabi Muhammad saw pernah bersabda, “Bulan yang paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling utama adalah hari Jum’at” (HR At-Thabarani). Selain itu ada lagi hadits, dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah saw -pada suatu hari, ketika Ramadhan telah tiba- bersabda, “Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh berkah, pada bulan itu Allah swt memberikan naungan-Nya kepada kalian. Dia turunkan Rahmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan, dan Dia kabulkan do’a. Pada bulan itu Allah swt akan melihat kalian berpacu melakukan kebaikan. Para malaikat berbangga dengan kalian, dan perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapat Rahmat Allah swt” (HR Ath-Thabarani). (komplit gan.. haha.. :D)

B: heheh.. berarti beneran ya? heheh.. tadinya sih ane mau ngetes antum, tapi penjelasan antum keren lah, di luar dugaan.. besok cerita lagi ya, ke ane.. 😛

(bersambung)

Relativinity

because infinity is relative, and therefore i slipped.

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Muamallat Nuswantara

gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kerto raharjo - baldatun toyibatun wa robbun ghofur

kacakusam

Tentang Ide yang Hidup Abadi

Aneka Khas Banyuwangi

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

SMILE

happiness is precious

Galuh Dewi Lestari

Everything about me and you ^^

Indarto Matnur

Try to be Nice Person

adprakoso

Share knowledge, More knowledge

Media Islam - MMN Press

Berita Dunia Islam, Kajian Ilmiah dan Info Terkini

Husain

Merasakan Rasa, Memaknai Makna

@kucing_majelis

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Ustadmukhlis's Blog

Selamat Datang

Muhammad Assad

Entrepreneur | Author | Speaker | Trainer | Traveler

.. reflection for self-acceleration ..

A Simple Life Note for Self-Reflection

Sirah Muhammad Rasulullah SAW

"Shollu 'Alan Nabiy Muhammad"